Must Read

Teknologi Virtual Reality di Bidang Militer

Teknologi Virtual Reality memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menciptakan sautu skenario fiksi sehingga tampak begitu nyata. Hal ini membuat teknologi VR sering dipakai untuk menciptakan suatu system simulasi. Salah satunya termasuk simulasi perang untuk kepentingan latihan militer. Dalam dunia militer, umumnya VR dipakai untuk latihan simulasi perang. Kenggulannya terletak pada hematnya biaya operasional untuk latihan, menghemat waktu untuk menciptakan suatu scenario latihan, dan juga dapat menciptakan berbagai macam scenario berbahaya tanpa harus memposisikan peserta pelatihan dalam risiko tersebut. Berikut adalah peran VR dalam pelatihan militer angkatan darat, laut, dan udara.

Salah satu penggunaan VR yang paling penting bagi pelatihan militer angkatan darat adalah mesimulasikan situasi medan perang pada garis depan. Pertempuran garis depan adalah situasi yang penuh dengan tekanan, di mana prajurit membutuhkan keterampilan dan teknik yang kompleks untuk menangani ini dan yang terpenting adalah untuk tetap hidup. Selain itu, simulasi ini juga dapat ditambahkan berbagai kendaraan militer seperti tank dan pesawat tempur. Dengan demikian infantry bias memiliki pengalaman tentang bagaimana cara menangani kendaraan tersebut.

Pada bidang angkatan laut, pelatihan berbasis VR dapat dilakukan dengan mensimulasikan pada bagian anjungan kapal (ruang komando kapal). Pada bagian ini, peserta latihan dapat melatih kerja sama tim dalam mengoperasikan berbagai fitur yang tersedia pada ruang komando kapal. Selain anjungan kapal, pelatihan Angkatan Laut dapat memanfaatkan VR dalam bentuk simulator kapal selam yang meniru gerakan kapal selam. Pada simulator ini dipasangkan lengan hidrolik agar dapat melakukan pitch and roll seperti kapal selam sungguhan. Fitur ini memungkinkan peserta latihan dapat merasakan saat kapal sedang menyelam atau pun naik.

Pada bidang Angkatan Udara, pelatihan berbasis VR dapat diterapkan dalam bentuk simulator penerbangan. Simulator ini dapat digunakan untuk melatih keterampilan terbang pilot, bagaimana cara menghadapi keadaan darurat, dan komunikasi dengan pengawas darat. Simulator penerbangan dapat bervariasi dalam software yang digunakan. Namun, pada umumnya simulator ini berbentuk unit tertutup yang dipasang pada lift hidrolik atau sistem elektronik. Unit ini dapat memiringkan atau memutar untuk meniru gerakan pesawat terbang. Simulator ini juga dilengkapi dengan feedback pada bagian joysticknya.

Dengan demikian, teknologi VR dapat meningkatkan kualitas latihan militer baik dalam bidang angkatan darat, laut, maupun udara. Keunggulan yang didapatkan melalui pelatihan berbasis VR ini diantaranya adalah, hematnya biaya operasional, menghemat waktu untuk menciptakan suatu skenario latihan, dan juga mengurangi risiko dalam pelatihan yang berbahaya.

 

Sumber:

  • https://www.vrs.org.uk/virtual-reality-military/
  • https://www.vrs.org.uk/virtual-reality-military/army.html
  • https://www.vrs.org.uk/virtual-reality-military/navy.html
  • https://www.vrs.org.uk/virtual-reality-military/air-force.html

Related posts

Manfaat Internet of Things

Rochman Ramadhani

Internet of Things di Indonesia

Rochman Ramadhani

Teknologi Virtual Reality dalam Dunia Kesehatan

Darryl Elgiva

Leave a Comment